The Spirit Carries On

D‚Äčari mana muasal kita? Kenapa kita di sini? Kemana kita pergi saat mati? Apa yang ada di luar sana? Dan apa yang ada sebelum kita? Apakah dalam hidup ini ada yang pasti? 

Mereka bilang, “Hidup terlalu singkat, di sini dan saat ini”. Dan kau hanya diberi satu kesempatan. Namun mungkinkah ada yang lain? Apakah aku pernah hidup sebelumnya? Atau mungkinkah hanya ini yang kita punya? 

Jika aku mati esok hari, aku ‘kan baik-baik saja. Karena aku percaya bahwa setelah kita mati, jiwa kita tetap abadi. 

Dulu aku takut mati. Dulu kupikir kematian adalah akhir. Namun itu dulu, kini aku tak takut lagi. Aku tahu jiwaku akan terbang. 

Mungkin takkan pernah kutemukan semua jawaban. Mungkin takkan pernah kumengerti kenapa. Mungkin takkan pernah kubuktikan apa yang kutahu. Namun kutahu bahwa aku masih harus mencoba. 

Lanjutkan hidupmu, jangan takut, jangan menangis di kuburku. Karena aku tak lagi di sini. Tapi kumohon jangan pernah biarkan kenanganmu tentangku hilang. 

(Aku) aman dalam cahaya yang mengelilingiku. (Aku) bebas dari rasa takut dan rasa sakit. Pikiranku yang ragu telah membantuku tuk temukan. Makna di dalam hidupku. 

Victoria memang nyata, akhirnya kumerasa, damai bersama gadis dalam mimpiku. Dan karena kini aku di sini, sangatlah jelas t’lah kutemukan arti dari semua ini.

Terjemahan : Lirik lagu The Spirit Carries OnDream Theater

Advertisements

God Bless Us

Manusia ibarat debu-debu yang ditebarkan oleh angin, dihempaskannya pasrah. Seperti itu pula manusia sebagai hamba Tuhan, tunduk dan pasrah.

Tuhan adalah cahaya. Jiwa manusia adalah percik dari cahaya Tuhan yang diambil -Nya ketika penciptaan sehingga memungkinkan kelak akan kembali.

Buih-buih di lautan adalah manusia dalam samudera kehidupan. Ketika angin berhembus menimbulkan gelombang buih-buih itu lenyap, seakan-akan mereka tidak pernah ada. Seperti itu pula hidup manusia yang dilenyapkan oleh kematian.

Dahaga menghantarkanmu menuju anak sungai, lapar menuntunmu menuju perjamuan. Dalam kerinduan itu engkau akan menemukan Anak Manusia. Sebab rindu adalah mata air ektase dan jalan menuju Bapa Kahlil Gibran

Sang Guru

Orang-orang berfikir bahwa seorang Syeikh hendaknya menunjukkan keajaiban-keajaiban dan memberikan penerangan yang jelas. Tetapi syarat untuk seorang Guru adalah bahwa ia hendaknya memiliki semua yang dibutuhkan pengikutnya. Guru yang biasa-biasa, akan berbicara. Guru yang bagus, akan menerangkan. Guru yang hebat, akan mendemonstrasikan. Guru yang agung, sudah memberi inspirasi

Carilah penampilan seorang Guru yang tidak nampak sebagai guru seperti yang diharapkan oleh para pemikir atau orang-orang saleh. Ini disebabkan karena diantara para pemikir dan orang-orang saleh itu setidak-tidaknya ada beberapa yang mengenalinya. Tetapi mereka yang mempunyai mutu dan kemampuan untuk jalan itu dan tidak terbiasa dengan pemikiran dan orang-orang saleh tadi, akan menolak Guru tsb jika ia memakai penampilan dari mereka yang tidak dimengerti olehnya.

Bersyukur …..

Alkisah ….

Guru : Bagaimana engkau memperoleh rezeki?

Murid : Saya berusaha dan jikalau memperoleh sesuatu maka saya bersyukur kepada Tuhan, tetapi jikalau saya gagal, saya tinggal sabar sebagai fakir dan berharap.

Guru : Seekor anjing di kampung kami pun berbuat seperti itu.

Murid : Apakah yang engkau kerjakan?

Guru : Jika aku memperoleh sesuatu, aku belanjakan dan kubagikan kepada mereka yang memerlukan bantuan. Tetapi jika aku gagal, aku bersyukur kepada Tuhan.

Bersihkan hatimu!

Semua manusia di dunia ini adalah tertidur. Agama mereka adalah agama dari dunia yang dikenalnya yaitu kekosongan, bukan agama sama sekali. Orang-orang yang kenyang dengan dirinya adalah karena kelaparan terhadap sesuatu yang lain. Karena itu mereka lapar. Mereka yang berpaling dari perbuatan salah adalah orang-orang yang bersembahyang, bukannya mereka yang hanya kelihatan membongkok dalam sembahyang. Sembahyang adalah sesuatu kegiatan.

Banyak orang mempraktekkan kebajikan atau bergabung dengan orang-orang besar dan arif, percaya bahwa ini adalah untuk mengejar perbaikan diri. Mereka tertipu. Atas nama agama, beberapa dari tindakan-tindakan barbar yang paling buruk telah dilakukan. Dalam mencoba untuk berbuat kebaikan, manusia telah melakukan beberapa hari perbuatan-perbuatannya yang lain buruk.

Cacat itu timbul dari asumsi yang mustahil bahwa hubungan dengan sesuatu yang bernilai saja akan membawa suatu keuntungan yang sesuai bagi individu yang tak berubah. Lebih banyak lagi yang perlu. Manusia jangan hanya berhubungan dengan yang baik, manusia harus berhubungan dengan suatu bentuk kebaikan yang mampu mentransformasikan fungsinya dan menjadikan manusia yang baik. Seekor keledai yang dikandangkan dalam ruang perpustakaan tidak akan bisa membaca dan menulis.

Kesukaran besar akan dihadapi oleh seseorang yang tidak kenal kepada Tuhannya. Orang beriman adalah seseorang yang bersih hatinya terhadap keesaan Tuhan.

Kemenangan sejati

Seorang Jenderal bisa mengalahkan semua musuhnya di medan peperangan, namun ia tidak bisa mengalahkan kebiasaannya mengkritik anggota keluarganya. Dia bisa mengontrol pasukannya, namun tidak bisa mengontrol dirinya sendiri. 

Dia boleh menjadi pemenang di mata orang lain, namun pecundang di mata Tuhan. Dia bisa mengagumi dirinya sendiri karena tak seorangpun mampu menghadapinya, namun ia akan tetap terjungkal di hadapan lawan terakhir semua manusia, yaitu kematian. Karena itu, semua kemenangan sesungguhnya adalah kemenangan yang tidak utuh.

Bila engkau ingin melihat lembah naiklah ke puncak gunung, jika engkau ingin menyaksikan puncak gunung, terbanglah ke awan, tapi jikalau engkau ingin mengerti awan pejamkan matamu dan berfikirlah – Kahlil Gibran

Be yourself

Alkisah, setiap kali seorang pemuda memperkenalkan kekasihnya, Ibunya selalu mengkritik. Salah seorang temannya akhirnya menyarankan agar si pemuda mencari kekasih yang mirip Ibunya. Sang pemuda mencoba menuruti nasihat temannya tsb, dan suatu hari membawa kekasih barunya yang sangat mirip Ibunya – baik wajah maupun sifat.

Temannya ingin tahu bagaimana pendapat Ibu pemuda tsb. “Nasihatmu benar-benar luar biasa“, kata si pemuda kepada temannya. “Ibuku sangat menyukainya, namun Ayahku sangat tidak tahan dengan kekasih baruku itu”.

Terkadang nasihat itu sangat dibutuhkan, namun rasionalkan terlebih dahulu dan kembalikan pada kemampuan diri masing-masing. Apakah sudah pantas dan ada manfaatnya buat diri sendiri? Apakah nasihat itu sesuai dengan keinginan dan harapan diri sendiri? Jadilah diri sendiri, tentukan pilihan hidup sendiri, dan bersikap bijaklah terhadap orang lain atas pilihan yang sudah dibuat.

Engkau dilahirkan orisinal, jadi tidak perlu setengah mati meniru orang  – Carla Perez